Grand Final LA Light’s Streetball 2009

DAY-I

Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Puncak dari segala puncak acara LA Lights Streetball 2009 pun telah hadir. Delapan tim terbaik yang mewakili kota masing-masing pun hadir membela komunitas mereka. Ada Ball Star Indonesia (Jakarta), MPM Baller (Yogyakarta), 031 (Surabaya), GoStreem (Malang), Polonia Ball Star (Medan), Future Streetball (Bandung), RCN (Banjarmasin), dan Bima Stream Baller (Palembang). Masing-masing tim pun banyak diperkuat oleh streetballer-streetballer ternama seperti Gandi A.K.A. Nasty G dan Brian A.K.A. Shifty (Allstar Nasional 2008, Malang), Bayu Radityo A.K.A. Lunatic dan Bicek A.K.A. Demolition (Jakarta), Soleh A.K.A. Superman (Palembang), Vickey A.K.A. Poison V (Bandung), dan masih banyak lagi. Jadi, tidak perlu panjang lebar lagi, kalian semua pasti ingin tahu WHO’S THE REAL NATIONAL CHAMPS of Grand Final LA Lights Streetball 2009?? Let’s start!

Hari Jumat, 30 Oktober 2009, merupakan hari yang di tunggu-tunggu setiap insan streetballer di seluruh tanah air ini. Kenapa? Ya, oleh karena pada hari ini, Grand Final LA Lights Streetball 2009 dimulai. Delapan tim yang bertanding akan dibagi ke dalam 2 pool, yaitu Pool A dan Pool B. Tim Ball Star (Jakarta), 031 (Surabaya), RCN (Banjarmasin), dan Polonia Ball Star (Medan) berada di dalam Pool A. Sedangkan Future Streetball (Bandung), GoStreem (Malang), Bima Stream Baller (Palembang), dan MPM Baller (Yogyakarta) berada di dalam Pool B.

Hasil pertandingan di hari pertama:

Pool A

  • Jakarta (18) vs Medan (19)
  • Jakarta (14) vs Surabaya (03)
  • Jakarta (22) vs Banjarmasin (04)
  • Banjarmasin (24) vs Surabaya (10)
  • Banjarmasin (10) vs Medan (13)
  • Surabaya (15) vs Medan (21)

Pool B

  • Bandung (12) vs Malang (6)
  • Bandung (22) vs Yogyakarta (14)
  • Bandung (7) vs Palembang (12)
  • Palembang (9) vs Yogyakarta (10)
  • Palembang (16) vs Malang (18)
  • Yogyakarta (16) vs Malang (12)

Berdasarkan hasil pertandingan-pertandingan di hari pertama ini, maka 4 tim yang dipastikan akan maju ke babak semifinal hari ke 2 adalah Polonia Ball Star (Medan), Ball Star Indonesia (Jakarta), Future Streetball (Bandung), dan MPM Baller (Palembang).

Di hari pertama ini, para penonton juga dikejutkan dengan kehadiran para USA Ballers pada saat para rookie sedang memberi pengarahan dalam bermain “Beat Da Clock”. Di tengah-tengah pertandingan ini, tiba-tiba Thomas Teddy Kurniadi (TK) dan Bone Collector hadir memasuki lapangan dan langsung memberhentikan pertandingan Beat Da Clock yang sedang berlangsung. Disusul dengan kehadiran T-Dub, Golden Child dan Professor, maka lengkap sudah seluruh bintang tamu kita hadir di tengah-tengah penonton. Penonton pun bersorak soray seperti tidak percaya akan apa yang mereka lihat, dan hampir semua yang sebelumnya duduk di kursi penonton pun bangkit berdiri dan bergerak maju untuk menonton dari jarak yang lebih dekat, tepat di pinggir lapangan. Kemudian para bintang tamu ini pun men-”steal” acara tersebut, sambil berkata, “We show how it’s done!!”. Sambil diiringi musik hiphop sepanjang hari, para USA Ballers ini pun kemudian bertanding “Beat Da Clock” dua lawan dua, yaitu Bone – Golden Child vs Professor – T-Dub. Lebih dari puluhan gerakan dribble dan dunk yang dipertunjukkan oleh ke-4 USA Ballers ini. T-Dub dengan aksi-aksi dunk maut nya, dan juga Golden Child dengan lompatan GOKIL nya yang seringkali terlihat bahwa kepala mereka hampir mengenai ring basket tersebut. WOW!! CRAZY!! Hanya itu yang dapat diucapkan oleh seluruh penonton yang hadir dan juga para juri serta MC. Kemudian, pertandingan ini pun dilanjutkan dengan Beat Da Clock melawan penonton, dan sama seperti sebelumnya, para USA Ballers ini selalu memberikan aksi-aksi yang SPEKTAKULER!! Oh Man!! You gotta see them yourself!! UNBELIEVABLE!!

Setelah pertandingan Beat Da Clock yang dilakukan oleh para USA Ballers tersebut berakhir, mereka pun kembali ke tempat peristirahatan mereka, dan segala acara di hari 1 ini pun selesai.

Day-II

Puncak dari segala puncak acara LA Lights Streetball 2009 adalah hari ini, 31 Oktober 2009. Hari ini akan ditentukan siapa Juara, siapa tim terbaik, dan siapa yang layak dikenal sebagai komunitas streetball terbaik di Indonesia ini. Di hari ke-2, Grand Final ini, tim yang akan bertanding hanya tersisa 4 tim, dan mereka akan langsung memasuki babak Semifinal. Pertandingan Semifinal I akan mempertemukan Polonia Ball Star (Medan) melawan MPM Baller (Yogyakarta). Sedangkan untuk pertandingan Semifinal II akan mempertemukan dua komunitas terbesar se-Indonesia yaitu Future Streetball (Bandung) melawan Ball Star Indonesia (Jakarta). Agak disayangkan bahwa Future dan Ball Star harus bertemu di babak Semifinal ini, karena sebenarnya kedua tim tersebut merupakan 2 tim jagoan yang diharapkan untuk bertemu di babak Final nanti. Tetapi sooner or later, kita tahu bahwa pada nanti nya tetap hanya butuh 1 TIM TERBAIK yang akan menjadi Juara di Grand Final hari ini.

Pertandingan Semifinal I pun berlangsung sangat seru. Walau dari masing-masing kedua tim tidak ada yang memiliki pemain Allstar Nasional atau pun Ex Allstar Nasional, tetapi pertandingan pun berjalan sangat keras dan sportif. Beberapa point breaker dan dunk pun berhasil didapat oleh masing-masing kedua tim. Dan pada akhirnya, pertandingan pun diselesaikan dengan kemenangan untuk tim Polonia Ball Star (Medan) dengan score 27-22. Dengan begini, tim kota Medan ini pun berhasil lolos menuju babak Final, dan akan bertemu dengan juara dari pertandingan Semifinal II nanti.

Setelah break yang tidak begitu lama setelah pertandingan Semifinal I selesai, pertandingan Semifinal II pun dilanjutkan. Mungkin bisa dibilang, ini adalah pertandingan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh insan streetball di tanah air ini, yaitu pertandingan antara Future Streetball (Bandung) melawan Ball Star Indonesia (Jakarta). Tidak sedikit suporter yang langsung maju mendekat ke pinggir lapangan untuk mendukung tim mereka bertanding. Secara jumlah, Ball Star Indonesia mempunyai sedikit lebih banyak suporter dibandingkan Future Streetball, oleh karena mereka merupakan tim tuan rumah (Jakarta).
Pertandingan antara Future dan Ball Star ini pun berlangsung sangat sengit dari sejak awal. Sejujurnya, tidak begitu banyak point breaker yang dikeluarkan dari masing-masing kedua tim ini, terutama di babak pertama pertandingan. Hal ini dapat dimaklumi, karena masing-masing kedua tim tidak ingin melakukan kesalahan yang nantinya dapat merugikan tim nya sendiri. Di akhir babak pertama ini, tim Ball Star unggul hanya beberapa poin.
Babak kedua pun dimulai, dan terlihat beberapa kali Allstar Nasional kita, Vickey A.K.A. Poison V berhasil mendapatkan point breaker dari trik-trik yang dikeluarkannya. Tapi tidak sedikit juga trik-trik streetball lain yang menghasilkan point breaker yang dikeluarkan oleh Bayu A.K.A. Lunatic dan Matra A.K.A. Trouble Maker. Dapat dipastikan, bahwa score pertandingan pun sangat ketat, dan hingga sisa 1 menit pun, masih belom bisa dipastikan siapa yang akan menjadi juara di pertandingan ini. Tetapi pada akhirnya, hanya tim yang lebih baik yang menjadi juara, dan di pertandingan Semifinal II ini, ternyata Ball Star Indonesia (Jakarta) yang menjadi juara nya. Ball Star Indonesia (Jakarta) pun lolos melaju ke babak Final dan akan bertemu dengan Polonia Ball Star (Medan).

Setelah diselingi oleh break, dance show dan battle-battle lain nya, seperti: Freestyle Battle, Rap Battle dan Beat Da Clock battle, pertandingan Final pun akan segera dimulai. Kedua tim yang masing-masing membawa nama “Ball Star” akan segera memperebutkan gelar Juara Nasional LA Lights Streetball 2009. Salah satu yang menarik juga dari pertandingan ini adalah bahwa di masing-masing kedua tim ini mempunyai 1 eks pemain profesional Indonesia, yaitu Bayu A.K.A. Lunatic dari Ball Star Indonesia (Jakarta) dan Hidayat Natasasmita dari Polonia Ball Star (Medan). Oleh karena itu, sungguh tidak dapat dipastikan siapa yang akan menjadi juara hingga akhir pertandingan nanti.

Peluit pun ditiup oleh wasit, bola dilempar ke atas dan dua big man dari masing-masing kedua tim berebut untuk mendapatkan bola pertama. Detik demi detik dan menit demi menit berlangsung sangat seru dan keras. Masing-masing kedua tim saling melakukan defense terbaik mereka dan tidak pernah memberikan “easy basket”. Offense yang dilakukan kedua tim pun bervariasi, dari lemparan 3 angka, “drive to the basket”, “point breaker”, hingga dunk yang spektakuler yang bernilai 3 angka. Babak pertama berlangsung menarik dan mendebarkan, karena masing-masing kedua tim tidak ada yang terlihat mengalah, walau sebenarnya masing-masing mereka membawa “nama” yang sama.
Separuh pertandingan pun telah usai, dan walaupun sempat diselingi dengan dance show di half time break, tetapi animo dan antusias penonton untuk ingin melihat sisa pertandingan Final ini pun sangat besar. Babak kedua terlihat tidak jauh beda dengan babak pertama, offense dan defense yang dilakukan kedua tim terlihat sangat baik dan keras, tetapi tetap sportif. Tim Polonia Ball Star yang sempat tertinggal cukup jauh, berhasil mengejar hingga score antara kedua tim menjadi cukup dekat. Dan hingga sisa-sisa beberapa detik pun, tim Polonia Ball Star berusaha mengejar ketinggalan mereka dan berusaha untuk leading. Tetapi apa daya, ternyata Ball Star Indonesia (Jakarta) masih terlampau kuat untuk dikalahkan, dan pada akhirnya tim ini pun berhasil mengalahkan Polonia Ball Star (Medan) dengan score 22-17, dan menjadi JUARA NASIONAL LA LIGHTS STREETBALL 2009!! Matra A.K.A. Trouble Maker pun terpilih sebagai MVP Final.
GREAT JOB, BALL STAR INDONESIA JAKARTA!! You guys are the truly CHAMPIONS!!

Pertandingan Final yang dinanti-nanti seluruh streetballer di seluruh tanah air Indonesia ini pun telah berakhir, tetapi bukan berarti bahwa pertandingan tersebut merupakan puncak acara dari seluruh kegiatan di hari ini, oleh karena sebagai acara penutup, USA Ballers akan melakukan pertandingan eksebisi melawan para Rookies dan Allstar Nasional kita. YEAH!! THIS IS IT, GUYS!! It’s Professor’s, Bone Collector’s, Golden Child’s and T-Dub’s time!!

Pertandingan eksebisi yang berlangsung sebanyak 4 babak ini berlangsung SANGAT SANGAT SERU dan GOKIL!!!! Apalagi dunk-dunk yang dilakukan oleh T-Dub dan Golden Child, mereka terlihat seperti hendak “menggigit” ring tersebut dan menghantam nya dengan sangat keras. Begitu juga dengan aksi-aksi dribble yang disuguhkan oleh Professor dan Bone Collector, tidak sedikit gerakan-gerakan mereka yang membuat para lawan hampir terjatuh atau kehilangan arah. Kata-kata saja sangat tidak cukup untuk mendeskripsikan aksi para USA Ballers ini.

Di akhir acara, Allstar Nasional untuk tahun 2009 ini pun diumumkan, dan mereka adalah:

  • Vickey A.K.A. Poison V (Bandung)
  • Gandi A.K.A. Nasty G (Malang)
  • Rico A.K.A. Haleluya (Bandung)
  • Ijal A.K.A. Nightmare (Jakarta)
  • Matra A.K.A. Trouble Maker (Jakarta)
  • Esto A.K.A. Easy E (Banjarmasin)
  • Lana A.K.A. Moneyman (Medan)
  • Iqbal A.K.A. Uptown Boy (Jakarta)

 

Summary dari seluruh kegiatan acara Grand Final LA Lights Streetball 2009 di Jakarta:

Streetball Competion:
I: Ball Star Indonesia (Jakarta)
II: Polonia Ball Star (Medan)

Beat Da Clock Battle:
I: GoStreem Malang (Tosa & Brian)
II: Bima Stream Baller Palembang (Bambang & Mirza)

Freestyle Battle:
I: Hendra (Jakarta)
II: Indra (Yogyakarta)

Rap Battle:
I: Kojek (Jakarta)
II: Joe (Pemalang)

MVP:
Matra (Ball Star Indonesia – Jakarta)

from :

http://la-streetball.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: