Penonton Palembang Terbanyak

Dalam Delapan Hari Tembus 20 Ribu.

besar1_dblpalembang

Kota mana yang basketnya paling heboh di Indonesia? Usai Honda DetEksi Basketball League (DBL) 2009 di Sumatera Selatan kemarin, Palembang menunjukkan diri sebagai kandidatnya. Dari enam kota yang sudah dikunjungi kompetisi terbesar di Indonesia itu, penonton di GOR Sriwijaya tercatat sebagai yang terbanyak.

Lebih dari 4.500 penonton menyaksikan final Honda DBL Sumatera Ekspres 2009 di Palembang kemarin. Berarti, dalam delapan hari pertandingan sejak 14 Februari lalu, total penonton menembus angka 20 ribu.

“Dari 16 kota yang menyelenggarakan Honda DBL 2009, mungkin hanya kota asal liga ini, Surabaya, yang lebih banyak. Bisa dimaklumi, karena di Jawa Timur DBL sudah memasuki tahun keenam. Tahun lalu, total peserta mencapai 266 tim, dengan penonton lebih dari 100 ribu orang dalam 28 hari pertandingan,” jelas Azrul Ananda, commissioner DBL.

“Tapi, bagaimana pun juga, 20 ribu dalam delapan hari adalah angka spektakuler. Liga basket di level apa pun sulit mencapai angka itu,” lanjutnya.
Azrul menambahkan, dari kota-kota lain yang akan dikunjungi Honda DBL 2009, mungkin hanya Semarang, Jogjakarta, dan Pontianak yang punya peluang mengalahkan Palembang.

Jayapura, yang menjadi kota pembuka 16-23 Januari lalu, mungkin bisa mengalahkan jumlah itu bila punya peserta dan jumlah hari seperti di Palembang. Total ada 50 tim yang tampil di Palembang. Di Jayapura, ada 25 tim bertanding selama enam hari.

Azrul mengungkapkan, total penonton di sana menembus angka 17 ribu orang. Bandung, yang baru saja menyelesaikan pertandingan Sabtu lalu (21/2), punya penonton sekitar 16 ribu.

“Harus ada kombinasi minat dan kapasitas gedung yang mumpuni. Didukung kekompakan panitia DBL Indonesia, panitia lokal, serta semua partner pendukung di kota tersebut,” ujarnya.

Subki Sarnawi, general manager Sumatera Ekspres, mengaku jumlah penonton melebihi segala ekspektasi. Untuk final kemarin misalnya, pihaknya hanya mengharapkan sekitar 3.000 orang. Maklum, tiga dari empat tim finalis datang dari luar kota.

“Kami kaget dan salut, terutama penonton asal daerah yang ternyata sangat antusias mendukung timnya. Kami atas nama panitia berterima kasih kepada semua tim dan penonton atas suksesnya Honda DBL Sumeks 2009 ini,” ujarnya. Dalam final kemarin, tim putri SMAN 1 Banyuasin III mampu mempertahankan gelar, mengalahkan SMAN 1 Sekayu, 60-52.

Pada laga kedua, SMA Xaverius 3 gagal mempertahankan gelar. Kalah ketat di tangan SMAN 1 Muara Enim, 66-67. Laga kedua itu superseru. Hingga menit-menit akhir kuarter keempat, Xaverius 3 dan Muara Enim terus imbang. Sempat salip menyalip satu angka. Ketika waktu tersisa kurang dari satu menit, skor masih imbang 65-65.

Pertandingan terakhir itu benar-benar memuaskan. Usai final, para penonton berharap agar even ini terus diselenggarakan di Sumatera Selatan. “Terus terang saya pecinta basket dan selalu nonton even basket. Tapi belum pernah ada yang seheboh ini di Palembang. Tahun depan dan tahun-tahun berikutnya, Honda DBL Sumeks harus diadakan lagi,” kata Hajar Dewantara, 28, penonton asal Bukit Besar, Palembang.

“Saya yakin tahun depan akan lebih heboh lagi, karena pecinta basket Palembang sudah tahu betapa hebohnya kompetisi ini,” tambah Rani Anggraini, 22, penonton asal Plaju.

Suwito, pimpinan Astra Motor Sumatera Selatan, menambahkan bahwa even ini masih punya potensi untuk tumbuh lebih besar lagi di provinsi tersebut. “Pokoknya harus lanjut. Tantangan tahun depan, membuat gedung penuh setiap hari, bukan hanya saat final. Juga harus melibatkan lebih banyak lagi peserta dari daerah,” pungkasnya.(mg-14/jpnn)

Honda DBL Sumatera Ekspres 2009

Palembang, 14-22 Februari

Champion

Putri – SMAN 1 Banyuasin III

Putra – SMAN 1 Muara Enim

League DBL First Team

(Bakal berlatih bersama NBA di Surabaya)

Putri

  1. Mellysa (SMAN 1 Banyuasin III)
  2. Desti Damayanti (SMAN 1 Sekayu)
  3. Windu Rohima (SMAN 5 Palembang)
  4. Siti Masitoh (SMAN 1 Sekayu)
  5. Novi Apriyani (SMAN 1 Banyuasin III)

Coach: Rachmat Hidayat (SMAN 1 Sekayu)

Putra

  1. Hagai Eagle (SMA Methodist 2 Palembang)
  2. Handy Salim (SMA Xaverius 3 Palembang)
  3. Decki Azwar (SMAN 1 Muara Enim)
  4. M. Hakeem Hidayat (SMAN 1 Sekayu)
  5. Rudianto (SMAN 1 Muara Enim)

Coach: M. Hakim Syarifuddin (SMA Xaverius 3 Palembang)

Honda Most Valuable Player (MVP)

Putri – Mellysa (SMAN 1 Banyuasin III)

Putra – Handy Salim (SMA Xaverius 3 Palembang).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: