Bali Kagum, DBL Kagum

Hampir 2.500 Penonton Hadiri Hari Pertama Kompetisi di Denpasar.

besar-openingdblba

Perhelatan perdana Honda DetEksi Basketball League (DBL) 2009 di Bali langsung menyedot ribuan penonton dan menuai pujian. Kemarin, hampir 2.500 penonton bergantian datang di GOR Merpati Denpasar, menyaksikan hari pertama kompetisi basket pelajar terbesar itu.

Sebaliknya, pihak DBL juga mengaku kagum dengan gedung pertandingan dan antusiasme penggemar basket di Pulau Dewata.

Di Bali, kompetisi yang diprakarsai Jawa Pos Group itu dikenal dengan sebutan Honda DBL Radar Bali 2009. Dan rupanya, ajang yang dimulai sejak 2004 di Jawa Timur ini sudah lama dinantikan oleh para pemain SMA dan penggemar basket Bali.

Sebanyak 32 tim tampil di kompetisi ini. Banyak yang sudah menyiapkan diri sejak lama. Seperti SMA Soverdi, Tuban, Badung, yang kemarin bertanding melawan SMAN 1 Denpasar. Bukan hanya siap bertanding, anak-anak sekolah itu sudah menyiapkan kaus khusus untuk penyelenggaraan pertama ini. Di depan ada tulisan “SMA Soverdi Basketball Team,” di belakang ada tulisan “DBL.”

“Kami sudah mengetahui DBL ini sejak lama. Makanya, begitu di Bali ada, anak-anak langsung membuat baju khusus,” ungkap Komang Nurjana, pelatih Soverdi.

Nurjana menambahkan, tim basket Soverdi memang sudah biasa membuat aksesori setiap ikut kejuaraan. Namun, kaus bertuliskan DBL ini dianggap paling beda. “Ini even terbesar di Indonesia. Anak-anak benar-benar merasa bangga,” ucap Nurjana, yang menyebut timnya telah menyiapkan sekitar 150 kaus khusus tersebut.

Seperti di kota-kota lain, Honda DBL Radar Bali 2009 kemarin dibuka dengan lagu Indonesia Raya. Di antara para penonton, hadir pula Wali Kota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, yang juga ketua umum Pengprov Perbasi Bali. Belum-belum, dia sudah minta agar kompetisi ini rutin diselenggarakan di Bali.

Melihat antusiasme penonton kemarin, dia mengatakan bahwa kecintaan warga Bali terhadap basket tidak perlu diragukan lagi. “Mudah-mudahan pembinaan akan berlanjut karena ada Honda DBL Radar Bali,” ujarnya.

Wali Kota juga memuji profesionalitas kejuaraan, menyebut jarang ada yang seperti ajang ini. “Kami benar-benar salut. Penonton dan pemain tertib dan rapi,” ucapnya.

Kerapian dan ketertiban selama pembukaan kemarin juga diapresiasi oleh Ketua Umum KONI Bali, Made Nariana. Menurut Nariana, Honda DBL Radar Bali merupakan kejuaran yang berbeda. “Panitia yang menangani kegiataan ini sangat profesional, saya sangat mendukung sekali. Pemain dan penonton memang harus disiplin seperti disini,” ujarnya.

“Aura” yang berbeda itu memang sempat membuat para pemain nervous. Khususnya mereka yang bertanding pertama, yaitu anggota tim putri SMAN 6 Denpasar dan SMA Santo Yoseph Denpasar. Mereka tidak terbiasa menjalani pengecekan ketat dan harus masuk lapangan dengan prosesi teratur.

“Auranya berbeda. Tertib dan ketatnya membuat saya sempat nervous waktu main tadi. Tapi memang harus seperti ini,” kata Putu Ayu Wulandari, pemain SMAN 6, yang kemarin harus mengakui keunggulan Santo Yoseph, 10-25.

Sebaliknya, pihak penyelenggara juga mengaku kagum dengan antusiasme penonton. Juga dengan GOR Merpati yang dipakai sebagai tempat bertanding.

“Gedung ini mungkin yang paling bersih dan rapi di Indonesia. Gedung-gedung lain di seluruh Indonesia harus belajar dari GOR Merpati. Luar dalamnya bersih sekali. Ini sangat memudahkan penyelenggaraan even dengan standar seperti Honda DBL 2009,” kata Azrul Ananda, commissioner DBL.

Azrul menambahkan, hari pertama kemarin adalah awal yang baik. Bukan hanya untuk tahun ini, juga untuk tahun-tahun berikutnya. “Kami telah menyelenggarakan kompetisi di belasan provinsi. Ini termasuk awal yang sangat baik,” tegasnya.

Honda DBL Radar Bali 2009 akan berlangsung hingga 7 Februari mendatang. Secara keseluruhan, liga yang punya kerja sama resmi dengan NBA ini diselenggarakan di 16 kota di 15 provinsi di Indonesia. Bali adalah provinsi keempat setelah Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: