NBA Crossover 2008-2009 Best Momment’s

Januari 31, 2010

Beberapa video mengenai NBA crossover 2008-2009.

Part-I

Part-II

Baca entri selengkapnya »


Klasik dan Panas, Garuda Flexi Bandung vs Satria Muda Jakarta, Semi Final Turnamen IBL 2009

Desember 10, 2009

Jika menilik jadwal kompetisi ASEAN Basketball League yang diikuti juga oleh Satria Muda Britama Jakarta, maka kemungkinan mereka tidak akan menurunkan para pemain pilarnya seperti Roni Gunawan, Ronaldo Sitepu, Faisal, Youbel, dan Amin. Mereka akan menghadapi Singapore Slingers pada tanggal 12 Desember.

Lapis kedua Satria Muda sebenarnya tak bisa pula dipandang remeh, jika benar mereka yang diturunkan oleh Coach Ito, Bonanza dan kawan-kawan tentunya akan tetap berjuang mati-matian menghadapi Garuda Flexi Bandung.

Siapapun lawan yang akan dihadapi Garuda pada semi final Turnamen IBL 2009 nanti entah itu lapis utama Satria Muda atau pun para pemain yang jarang tampil, Garuda pun harus tampil super maksimal dalam rangka mempertahankan gelar juara Turnamen IBL yang diraih susah payah pada tahun 2008 lalu.

Pertarungan antara Garuda melawan Satria Muda dipastikan akan super seru bahkan panas. Klasik dan penuh hawa membakar! Sampai jumpa di GOR C-Tra Arena Bandung, 11 Desember jam 6 sore!

sumber :

http://www.mainbasket.wordpress.com


Grand Final LA Light’s Streetball 2009

November 16, 2009

DAY-I

Hari yang ditunggu-tunggu pun telah tiba. Puncak dari segala puncak acara LA Lights Streetball 2009 pun telah hadir. Delapan tim terbaik yang mewakili kota masing-masing pun hadir membela komunitas mereka. Ada Ball Star Indonesia (Jakarta), MPM Baller (Yogyakarta), 031 (Surabaya), GoStreem (Malang), Polonia Ball Star (Medan), Future Streetball (Bandung), RCN (Banjarmasin), dan Bima Stream Baller (Palembang). Masing-masing tim pun banyak diperkuat oleh streetballer-streetballer ternama seperti Gandi A.K.A. Nasty G dan Brian A.K.A. Shifty (Allstar Nasional 2008, Malang), Bayu Radityo A.K.A. Lunatic dan Bicek A.K.A. Demolition (Jakarta), Soleh A.K.A. Superman (Palembang), Vickey A.K.A. Poison V (Bandung), dan masih banyak lagi. Jadi, tidak perlu panjang lebar lagi, kalian semua pasti ingin tahu WHO’S THE REAL NATIONAL CHAMPS of Grand Final LA Lights Streetball 2009?? Let’s start!

Hari Jumat, 30 Oktober 2009, merupakan hari yang di tunggu-tunggu setiap insan streetballer di seluruh tanah air ini. Kenapa? Ya, oleh karena pada hari ini, Grand Final LA Lights Streetball 2009 dimulai. Delapan tim yang bertanding akan dibagi ke dalam 2 pool, yaitu Pool A dan Pool B. Tim Ball Star (Jakarta), 031 (Surabaya), RCN (Banjarmasin), dan Polonia Ball Star (Medan) berada di dalam Pool A. Sedangkan Future Streetball (Bandung), GoStreem (Malang), Bima Stream Baller (Palembang), dan MPM Baller (Yogyakarta) berada di dalam Pool B.

Hasil pertandingan di hari pertama:

Pool A

  • Jakarta (18) vs Medan (19)
  • Jakarta (14) vs Surabaya (03)
  • Jakarta (22) vs Banjarmasin (04)
  • Banjarmasin (24) vs Surabaya (10)
  • Banjarmasin (10) vs Medan (13)
  • Surabaya (15) vs Medan (21)

Pool B

  • Bandung (12) vs Malang (6)
  • Bandung (22) vs Yogyakarta (14)
  • Bandung (7) vs Palembang (12)
  • Palembang (9) vs Yogyakarta (10)
  • Palembang (16) vs Malang (18)
  • Yogyakarta (16) vs Malang (12)

Berdasarkan hasil pertandingan-pertandingan di hari pertama ini, maka 4 tim yang dipastikan akan maju ke babak semifinal hari ke 2 adalah Polonia Ball Star (Medan), Ball Star Indonesia (Jakarta), Future Streetball (Bandung), dan MPM Baller (Palembang).

Baca entri selengkapnya »


Garuda dan Pelita Baku Hantam

Oktober 21, 2009

Garuda Bandung dan Pelita Jaya Jakarta kembali bertarung di lapangan. Bukan di kompetisi IBL, tapi keduanya akan tampil untuk pertandingan amal gempa Sumatera Barat di Hall Basket, Senayan, Kamis (22/10/2009).

Manajer Garuda Simon Pasaribu mengatakan, pihaknya akan berusaha meraih kemenangan atas Pelita di pertandingan amal tersebut. Sebab, selain sebagai persiapan timnya menghadapi pertandingan reguler yang sedianya akan dilangsungkan pertengahan November mendatang, mereka juga ingin memenangi duel yang syarat gengsi tersebut.

Karena itu, Garuda akan tampil dengan materi pemain memadai kecuali Denny Sumargo yang dipastikan absen karena mengalami cedera. “Denny tak akan tampil dalam pertandingan itu, tapi kami telah mempersiapkan pengganti yang tak kalah kualitas dari Denny,” kata Simon, Rabu (21/10/2009).

Dia menunjuk sosok Hendri Ramli dianggap tepat menggantikan posisi yang ditinggalkan Denny saat menghadapi Pelita. Yang jelas, Garuda akan berusaha meraih kemenangan.

“Pertandingan amal ini sebenarnya tak penting menang atau kalah, tapi alangkah bagusnya jika kami dapat meraih kemenangan. Apalagi, pertandingan akan semakin seru jika kedua tim menampilkan kualitas terbaik,” cetusnya.

Optimisme Simon akan meraih kemenangan sedikit beralasan, terutama jika melihat prestasi yang dibuat anak-anak Bandung. Mereka masuk final four di IBL 2009 dan tampil sebagai finalis IBL tahun lalu.

Di atas kertas, Garuda sangat diunggulkan dapat meraih kemenangan atas Pelita. “Kami percaya akan meraih kemenangan, tapi kami juga tak mau menganggap remeh Pelita yang kini memiliki pemain berkualitas,” ujar Simon.

Sementara pebasket Pelita Andi ?Batam’ Poedjakesuma tak mau melepas kesempatan bertemu Garuda meski di pertandingan amal. Dia akan berusaha tampil optimal untuk memberikan kemenangan timnya.

“Menang atau kalah memang tak terlalu berpengaruh, tapi kemenangan akan memicu motivasi pemain saat menghadapi pertandingan berikutnya. Jadi, kami harus tampil maksimal,” papar Andi.

sumber : http://sports.okezone.com


Golden Child – 50 INCH VERTICAL LEAP!!!!

Oktober 18, 2009

Kalau anda tidak tahu siapa itu Kevin Kemp A.K.A. Golden Child, yang merupakan member dari Team Flight Brothers, kalian harus memulai dengan melihat video-video nya di Youtube. Kevin Kemp merupakan salah satu dunker hebat dan spektakuler, yang memiliki postur tubuh tidak begitu tinggi (185 cm) apabila dibandingkan dengan tinggi lompatannya, yaitu 50 inch (127 cm)!! Pemain yang lahir di Tacoma, Washington, US pada tahun 1988 lalu ini melakukan dunk untuk pertama kali ketika dia duduk di bangku kelas 1 SMP, dan pada saat itu tinggi badan nya hanya 170 cm. WOW!? Isn’t he so talented?

Golden Child merupakan salah satu “the rising star” dari Team Flight Brothers. Dia dapat melakukan hampir semua dunk-dunk yang pada umum nya sulit dilakukan oleh orang-orang setinggi dia. Sebut saja “Windmill Dunk”, “360 Dunk”, “Off the Backboard Dunk”, “Double Pump Dunk”, “Between the Leg Dunk”, dan masih banyak lagi. Tetapi dari semua dunk-dunk tersebut, “360 Behind the Back Dunk” merupakan dunk favorit sepanjang masa. (lihat video di bawah)

Golden Child – 50″ vert – BEST ALL AROUND DUNKER

Penasaran untuk melihat langsung dunk-dunk GOKIL nya di depan mata kepala kita sendiri? Well, let’s hope he can join us here in the LA Lights Streetball Grand Final 2009!! Ayo kita bahas di SINI !!

(picture is taken from: k1x.com)


Rucker Park – Tempat lahirnya legenda-legenda Streetball

Oktober 4, 2009

Para streetballer di mana pun pasti tahu atau pernah dengar mengenai lapangan streetball paling terkenal di dunia ini, yaitu Rucker Park. Tapi apakah kalian tahu lebih detil di mana dan mengapa lapangan tersebut begitu terkenal, sehingga disebut-sebut sebagai tempat lahirnya para legenda-legenda streetball?

Rucker Park merupakan lapangan basket yang terletak di kota New York. Lapangan ini terletak di antara 155th Street dan 8th Avenue. Nama Rucker Park sendiri diambil dari nama seseorang, yaitu Holcombe Rucker. Selain bekerja sebagai pengurus taman di kota New York, Holcombe merupakan orang yang memulai turnamen basket di lapangan basket ini, dengan tujuan untuk menolong anak-anak yang kurang beruntung di sekitar daerah Manhattan, NY. Selama beberapa tahun, turnamen ini pun bertumbuh pesat dan besar, dan selalu menarik perhatian para pebasket-pebasket profesional, seperti Wilt Chamberlain dan Earl “The Pearl” Monroe, untuk ikut bermain. Selain itu, dari turnamen ini juga, banyak anak-anak yang mendapatkan bea siswa untuk kuliah.

Holcombe Rucker sendiri akhirnya meninggal pada tahun 1965. Tetapi turnamen yang dia mulai dulu telah menjadi tradisi dan tetap berlangsung hingga saat ini, dan telah dikenal dengan sebutan Entertainer Basketball Classic.


Terry “TDub” Cournoyea, the greatest little man dunker of all time!

September 28, 2009

Siapa dari kalian yang tidak setuju dengan statement di atas?

Menurut saya, pasti semua pemain basket di seluruh dunia setuju dengan statement ini, right? Bagaimana tidak, pemain yang hanya memiliki postur tubuh sekitar 175 cm ini mampu melakukan dunk-dunk yang tidak dapat dilakukan oleh sebagian orang yang memiliki postur tubuh lebih tinggi dari nya. Isn’t that amazing?

Terry Cournoyea, atau lebih dikenal dengan nama “TDub” merupakan pemain basket asal St. Paul, Minnesota. Pada awalnya, TDub bukanlah pemain yang dianggap mempunyai potensi untuk menjadi terkenal dan hebat seperti sekarang ini, dan dia juga tidak bermain basket di liga Universitas, akan tetapi di telah menjadi salah satu aset terbesar dari tim nya sekarang, Team Flight Brothers (TFB). Namanya dikenal oleh seluruh orang di seluruh dunia, terutama di tanah air kita ini, lewat video-video dunk nya di media online, Youtube. Video nya yang paling terkenal, dan sempat menjadi “Best Sports Video of 2007″ di Youtube adalah video nya yang berjudul “5-9 Best Dunker in the World.” Di video tersebut, dia melakukan “540 Two Hands” dan “Between the legs” dunk. WOW?!! HE SURE IS THE GREATEST LITTLE MAN DUNKER OF ALL TIME!! Right people?

beberapa video tentang Terry “TDub” Cournoyea :


Wade, Tegar di Tengah Badai

September 28, 2009

Banyak masalah pribadi yang melanda Dwyane Wade di musim lalu. Namun pemain Miami Heat ini bisa tetap tegar meski badai menerpa. Bagaimana dengan musim depan?

Musim lalu, Wade diterpa sejumlah masalah. Proses persidangan cerai dengan istrinya cukup menyita waktu dan tenaga pemain berusia 27 tahun ini.

Belum lagi, pemain yang biasa dipanggil D-Wade juga menghadapi tuntutan dari rekan bisnisnya. Diberitakan USA Today, Wade harus membayar ganti rugi hampir 100 juta dolar AS kepada mitra bisnisnya itu.

Meski diterpa sejumlah masalah, Wade bisa tetap tegar. Sejak pertengahan Februari hingga akhir musim, pemain berposisi guard itu mencatat poin rata-rata 33,9. Secara keseluruhan, Wade menorehkan 30,2 point per game dan 7,5 assists.

Ia membawa Miami meraih 43 kemenangan, 28 kemenangan lebih banyak dari musim lalu.

Apa rahasia Wade melewati itu semua? “Orang selalu bertanya ‘Apakah masalah-masalah itu akan berpengaruh ke permainanmu?’. Itu semua tidak akan berpengaruh apa-apa, kecuali Anda punya mental yang lemah,” ujar Wade.

Musim depan adalah musim terakhir dari kontrak Wade di Miami. Selanjutnya, ia akan menjadi seorang free agent pada akhir musim. Apakah kondisi itu juga bakal berpengaruh kepada penampilan pemain yang juga dijuluki Flash ini?

“Saya tidak tertekan dengan semua ini. Saya berharap hal itu tidak membuat pikiran saya terbagi, namun bila harus terbagi, maka saya akan menyelesaikan urusan saya dan secepatnya untuk kembali ke lapangan.”

“Akan ada saatnya bagi saya untuk membuat semuanya jelas. Memang, di saat yang sama sejumlah pertanyaan akan beredar. Tapi, itulah hidup,” tuntasnya.


Hot Sauce, the Streetball Living Legend!

September 14, 2009

newsauce0bt

Philip Champion A.K.A. Hot Sauce

Bagi semua streetballer di tanah air, atau bahkan di seluruh dunia, pasti mengenal seorang streetballer ternama, HOT SAUCE. Pemain yang berasal dari Atlanta, Georgia dan dengan tinggi badan sekitar 190 cm, serta berat 73 kg ini adalah salah satu pencipta “new-school-streetball”. Gerakan-gerakannya banyak ditiru oleh streetballer-streetballer dari mana pun, sebut saja “The Hypnotizer”, “Hurricane”, “Boomerang”, “Slo Mo Cross”, “The Flinstone Shuffle”, dan masih banyak lagi, dan tidak sedikit video-video aksi nya dapat kita lihat di internet atau media lainnya. Siapa sesungguhnya Hot Sauce ini?

Philip Champion, adalah nama asli dari pemain berkulit hitam ini. Awalnya, nickname nya adalah “Sauce”, dan nickname tersebut dia dapatkan karena dia sering mengucapkannya setiap habis melakukan suatu tembakan. Tetapi karena satu dan lain hal, akhirnya nickname tersebut berubah menjadi “Hot Sauce” dan dia pun menjadi sangat terkenal dengan nama itu hingga saat ini.

Baca entri selengkapnya »


Pemain Basket Terlalu Tinggi, Fans Berkelahi

Agustus 31, 2009

67897_yao_ming__11__berebut_bola_dengan_tim_duncan_thumb_300_225

Bukan rahasia jika seorang pemain basket rata-rata harus bermodalkan tinggi badan. Namun, aturan aneh terjadi dalam sebuah kompetisi basket di China.

Bagaimana tidak aneh jika aturan itu justru melarang pemain basket dengan tinggi di atas 188 cm untuk bermain. Jadi jangan harap pemain basket macam Yao Ming dengan tinggi di atas 2 meter dapat bermain di kompetisi ini.

Aturan ini dikeluarkan dalam sebuah kompetisi di China, Dream Basketball League di Guangdong. Namun, sejanggal apapun aturan tetap harus ditaati tentunya.

Masalah terjadi saat klub Huizhou Qiaoxing mengikat pemain Asosiasi Basketball China dan juara tiga kali slam dunk, Hu Guang, yang dalam  profil sebenarnya bertinggi 195 cm.

Secara aturan tentu Hu Guang tidak diperkenankan. Namun dalam pengukuran tinggi badan ternyata Hu dinyatakan bertinggi 187. Hal itu yang membuat fans lawannya, Shenzhen Kuruite menolak hasil pengukuran itu.

“Hu menunduk-nundukkan pundaknya dan menekuk lehernya,” ujar seorang pemain Shenzhen, Wang Tiecheng kepada Daily Sunshine.

“Pertama hasilnya 186,5 cm lalu yang kedua 187 cm,” ujar seorang pejabat yang melakukan pengukuran.

Alhasil, Hu diperkenankan ikut bertanding. Namun, fans Shenzhen terus melakukan protes dan berteriak ‘Tidak adil, terlalu tinggi’. Teriakan itu membuat kondisi terus memanas dan memaksa stasiun tv tak melanjutkan siarannya.

Beberapa sumber mengatakan bahwa pertandingan akhirnya dihentikan setelah terjadi kerusuhan di sekitar Huangyong Arena. Beberapa mobil yang diparkir di sekitar stadion mengalami kerusakan.

from : http://www.vivanews.com